Monday, December 10, 2018

Ketika Hobi Harus Mengalah, Intip Pilihan Jokowi

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meniru gaya kasual Presiden Joko widodo atau Jokowi saat berkendara dengan sepeda motor pada kegiatan promosi keselamatan berkendara di kawasan Kambang Iwak, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu 8 Desember 2018. Menhub memimpin konvoi kendaraan roda dua menggunakan motor Chopper dengan didampingi Wali Kota Palembang Harnojoyo.

Menariknya, penampilan Budi Karya hampir sama dengan Presiden Jokowi saat mengendarai motor Chopper. Budi mengenakan jaket jins berwarna biru yang dipadukan dengan kemeja putih, plus celana jins berwarna biru. Tak lupa di jaketnya, tepatnya di bagian dada terdapat gambar peta Indonesia.


Aksi Menhub dalam konvoi kendaraan yang melibarkan 100 bikers anak muda dari 18 komunitas ini pun sontak menarik perhatian masyarakat. Tak ayal, pagi itu kawasan Kambang Iwak dipadati anak-anak muda generasi milenial.

Mereka berkumpul bersama dan membawa motor kebanggaan masing-masing lalu ikut dalam kampanye safety riding yang digelar Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Setelah kegiatan konvoi, acara dilanjutkan dengan bincang-bincang bertajuk temu wicara dengan dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Wali Kota Palembang Harnojoyo di Gunz Cafe.

Saat ditanya alasannya berdandan ala Jokowi, Budi Karya menjawab diplomatis. "Kami pakai jaket seperti ini biar kelihatan selalu muda," kata dia.

Melalui ajang ini, Budi Karya ingin mengampanyekan keselamatan berkendara, seperti selalu menyalakan lampu motor meski di siang hari dan memakai helm sesuai standar keselamatan.


Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku juga bisa galak terhadap anak-anaknya. "Untuk hal-hal yang prinsip, iya (galak). Saya harus ngomong apa adanya. Galak banget untuk hal-hal yang prinsip," kata Jokowi saat menggelar acara bincang pagi media di Grand Garden Cafe Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 8 Desember 2018.

Jokowi mengatakan salah satu hal paling prinsip kepada anak-anaknya adalah belajar. Jokowi akan menjadi seorang ayah yang galak jika anak-anaknya tidak mau belajar. "Waktu mereka masih sekolah semuanya. Enggak belajar. Itu pasti (galak)," kata dia.

Selain tegas dalam hal belajar, Jokowi mengatakan sejak anak-anaknya kecil, ia selalu mendidik mereka untuk mandiri. Jokowi mengaku tidak ingin selalu memberikan bantuan kepada anak-anaknya. "Kalau 'disuntik' akan melemahkan anak itu sendiri. Prinsip kemandirian. Kadang sulit, ya jalani saja, karena akan membangun kekokohan," ujarnya.


Lewat didikannya itu, Jokowi mengaku bangga dengan ketiga anaknya. Pasalnya, di usia muda, mereka sudah mandiri secara finansial. Misalnya, Jokowi menyebut anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, yang menjadi pengusaha martabak. Kemudian Kahiyang Ayu dan suaminya, Bobby Nasution, yang memiliki usaha kopi, dan anak bungsunya, Kaesang Pangarep yang berjualan makanan olahan pisang.

"Yang penting mandiri, tanggung jawab sendiri-sendiri, bekerja sendiri-sendiri. Artinya saya sudah enggak mikir mereka harus cari pekerjaan apa. Itu yang saya syukuri," katanya.
Gibran  membenarkan bahwa Jokowi merupakan sosok ayah yang tegas dalam hal yang sangat prinsip. Meski tegas, Gibran menilai Jokowi lebih banyak memberikan kebebasan pada dirinya. Menurut Gibran didikan Jokowi agar mandiri sudah ditanamkan sejak kecil.

"Lagipula kan dari lulus SMP sudah tidak tinggal sama Bapak Ibu jadi ya kita lebih ditekankan untuk kemandirian. Mandiri, bebas tapi tetap sesuai prinsip-prinsip yang ditentukan oleh Bapak," ujar Gibran.

No comments:

Post a Comment